PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi

atetosis

athetosis

Ringkasan Singkat

Gerakan tubuh yang lambat, tidak disengaja, dan menggeliat, terutama pada jari tangan dan kaki, akibat kerusakan pada basal ganglia.

Atetosis adalah gangguan gerakan yang ditandai dengan gerakan menggeliat (writhing) yang lambat, berkelanjutan, dan tidak terkendali. Gerakan ini paling sering terlihat pada bagian ekstremitas seperti jari-jari tangan, tangan, dan jari kaki, namun juga dapat memengaruhi wajah, leher, dan lidah. Secara neurologis, atetosis disebabkan oleh adanya kerusakan atau degenerasi pada basal ganglia, yaitu area di otak yang berfungsi mengatur koordinasi motorik dan gerakan halus.

Kondisi ini sering muncul sebagai bagian dari sindrom yang lebih besar, seperti athetoid cerebral palsy. Gerakan atetosis biasanya diperparah oleh stres emosional atau upaya sadar untuk melakukan gerakan sukarela, dan biasanya menghilang saat orang tersebut sedang tidur. Kata sifat yang terkait adalah athetoid atau athetotic. Terapi rehabilitasi fokus pada peningkatan kontrol postur dan penggunaan alat bantu untuk meminimalkan dampak gerakan tidak terkendali terhadap aktivitas sehari-hari.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology.
  • National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS).
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback